Islam memotovasi umat untuk jadi kaya
banner ad
Monday, August 14, 2017
Sunday, August 13, 2017
Sebuah Kata Mutiara (bhs. Indonesia)
اَكُ مَىنْغَؤرْمَتِ دَنْ مَىنْغَرْڬَاِ سَىسَىَؤرَڠْ كَرَىنَ اَخْلَكْ دَنْ اَدَبْپَ بُكَنْ كَرَىنَ اِلْمُ يَڠْ دِمِلِكِپَ, سَىبَبْ اِبْلِسْ لَىبِهْ بَىرِلْمُ اَلِاَسْ ﭪِنْتَىرْ ڠَجِ دَرِﭪَدَ مَنُسِاَ.دَنْ اَخْلَكْ دَنْ اَدَبْ هَپَ دِمِلِكِ ﭪَرَ نَبِ.
( شَاِخْ اَبْدُلْ قَدِرْ اَلْ جِلَنِ )
Aku menghormati dan menghargai seseorang karena akhlak dan adabnya bukan karena ilmu yang dimilikinya, sebab iblis lebih berilmu alias pinter ngaji daripada manusia.dan akhlak dan adab hanya dimiliki para nabi.
( Syaikh Abdul Qadir Al Jilani )
Wednesday, August 9, 2017
Peta berbagai Mazhab Islam
Mazhab (bahasa Arab: مذهب, madzhab) adalah istilah dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah.
Pengertian ulama fiqih
Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu'. Ini adalah pengertian mazhab secara umum, bukan suatu mazhab khusus.Pembagian Mazhab
Mazhab yang digunakan secara luas saat ini antara lain mazhab Hanafi, mazhab Maliki, mazhab Syafi'i dan mazhab Hambali dari kalangan Sunni. Sementara kalangan Syi'ah memiliki mazhab Ja'fari, Ismailiyah dan Zaidiyah.Sunni
Hanafi
Maliki
Syafi'i
Hambali
Syi'ah
Ja'fari
Ismailiyah
Zaidiyah
Khawarij
Lain-lain
- Mazhab agama Islam yang paling banyak dianut di Indonesia adalah Mazhab Syafi'i
- Pengertian Mazhab dalam Islam tidak serupa dengan denominasi dalam Kristen, melainkan satu tingkat di bawahnya. Denominasi Katolik-Protestan-Ortodoks lebih setara dengan denominasi (firqah) Sunni-Syi'ah dalam Islam.
- Istilah Mazhab secara umum dalam bahasa Indonesia juga digunakan untuk merujuk kepada suatu aliran tertentu dalam suatu disiplin ilmu atau filsafat, misalnya Mazhab Frankfurt dengan tokoh-tokoh pemikirnya Theodor Adorno, Max Horkheimer, Walter Benjamin, Herbert Marcuse, Jürgen Habermas, dll.
Referensi
- ^ a b "Apa Itu Madzhab Fiqih?". Dari website www.MediaMuslim.info. Sumber rujukan: Al Madkhal Ila Dirasatil Madarisi Wal Madzahibil Fiqhiyyah, oleh DR. Umar Sulaiman Al Asyqar
Pangeran Diponegoro.Meniru baju Tempur Pasukan Sepoy British India
Ternyata fashion tidak monopoli berkaitan dengan kaum hawa. Dalam dunia militerpun hingga kini tidak lepas dari fashion. Apalagi jaman Napoleonic fashion bisa menaikkan rasa percaya diri prajurit.
Paskan gabungan Sepoy british berhasil Menjebol bastion/pojok beteng timur laut benteng keraton Yogyakarta, maka dengan mudah pasukan gabungan British dan Sepoy British India, merangsak masuk dan menjarah keraton Yogyakarta.
Kejadian tersebut tidak luput dari perhatin Raden Mas Ontowiryo (nama kecil Pangeran Diponegoro). RM. Ontowiryo kecil yang tinggal di puri Tegalrejo yang terletak agak jauh dari benteng keraton selamat dari serangan Sepoy British. Jalannya peperangan yang dia dengar dri para prajurit maupun gaya busana Pasukan British Sepoy sangat menginspirasi sang Pangeran. pasukan Sepoy kebanyakan berasal dari muslim punjab sangat mengejutkan sang pangeran kecil yang relejius ini. Selama itu beliau hanya tau yang berbusana seperti itu hanya para kiyai yang mengajar mengaji dan petuah-petuah agama.
Ali basyah Prawirodirjo dan Pangeran Diponegoro
Sebagai Pangeran memang wajib baginya berlatih keprajuritan sejak kecil, maka mudah baginya mengakses berbagai ilmu dari prajurit senior. Namun tekateki mengapa Pangeran Diponegoro berperang dengan busana yang tidak seperti selayaknya prajurit jawa itu sangat mungkin terinspirasi pasukan sepoy yang dilihatnya di masa kecil.
Monday, August 7, 2017
AMALAN MAGNET MENARIK REZEKI
Sederhana untuk dilakukan/amalkan sehari-hari, semoga bisa membantu membuka pintu rezeki.
1. Letakkanlah sedikit makanan kucing dan semangkuk air di luar rumah untuk kucing-kucing yang datang.
2. Sisihkanlah sedikit dari hasil gaji atau upah jerih payahmu, untuk di sumbangkan kepada anak yatim dan orang miskin.
3. Senantiasa sediakan uang kecil di dalam dompet untuk diberikan kepada yang memerlukan.
4. Letakkanlah di kamarmu sebuah kotak. Setiap kali kamu merasa melakukan dosa, masukkan uang kecil kedalamnya. Genap 1 bulan, buka kotak itu dan sedekahkan uang tersebut.
5. Jika kamu hadir dalam suatu acara (keluarga, kerabat atau sahabat), belilah 1 atau 2 kotak air mineral, niatkan untuk disedekahkan kepada orang yang memerlukannya (orang tua, orang sakit, anak-anak dan lain-lain).
6. Jika kamu membeli barang dari pedagang-pedagang kecil kemudian kemudian sang pedagang ingin mengembalikan uang kembalian atau uang recehan, biarkan uang recehan itu untuknya (disedekahkan atau dihadiahkan).
7. Belilah Mushaf (Al-Qur'an), letakkan di salah satu masjid. Bayangkan berapa pahala yang akan kamu dapat dari setiap huruf dari mereka yang membacanya.
8. Berikanlah perasaan gembira kepada setiap orang, khususnya kepada mereka-mereka yang sedang ditimpa kesedihan, dengan senyuman dan ucapan doamu yg tulus.
9. Lemparkanlah senyuman kepada orang yang kamu temui, berilah salam kepada orang yang duduk dan berbicaralah dengan ucapan yang baik karena semuanya adalah sedekah.
10. Jangan biarkan kamu tertidur, melainkan telah kamu ampuni setiap orang yang telah berbuat jahat kepadamu dari menghinamu, menyebarkan fitnah dan menzalimimu.
11. Setting pada handphone kamu, tanda peringatan pada waktu-waktu tertentu untuk kamu membaca surah Al-Fatihah atau Al-Ikhlas yang di hadiahkan kepada kedua orangtua kamu, baik yang masih hidup atau telah meninggal dunia.
12. Silahkan kirimkan tips² ini ke semua teman atau sanak family kamu. Barangkali ada yang mau mengamalkannya.
Semoga kita pun akan diberi pahala karenanya.
Selamat bersedekah..
Semoga kita dilimpahkan rezeki yang banyak dan berkah dari ALLAH SWT.. Aamiin...
Semoga bermanfaat
sumber : Muh_AliBasyaiban
3. Senantiasa sediakan uang kecil di dalam dompet untuk diberikan kepada yang memerlukan.
4. Letakkanlah di kamarmu sebuah kotak. Setiap kali kamu merasa melakukan dosa, masukkan uang kecil kedalamnya. Genap 1 bulan, buka kotak itu dan sedekahkan uang tersebut.
5. Jika kamu hadir dalam suatu acara (keluarga, kerabat atau sahabat), belilah 1 atau 2 kotak air mineral, niatkan untuk disedekahkan kepada orang yang memerlukannya (orang tua, orang sakit, anak-anak dan lain-lain).
6. Jika kamu membeli barang dari pedagang-pedagang kecil kemudian kemudian sang pedagang ingin mengembalikan uang kembalian atau uang recehan, biarkan uang recehan itu untuknya (disedekahkan atau dihadiahkan).
7. Belilah Mushaf (Al-Qur'an), letakkan di salah satu masjid. Bayangkan berapa pahala yang akan kamu dapat dari setiap huruf dari mereka yang membacanya.
8. Berikanlah perasaan gembira kepada setiap orang, khususnya kepada mereka-mereka yang sedang ditimpa kesedihan, dengan senyuman dan ucapan doamu yg tulus.
9. Lemparkanlah senyuman kepada orang yang kamu temui, berilah salam kepada orang yang duduk dan berbicaralah dengan ucapan yang baik karena semuanya adalah sedekah.
10. Jangan biarkan kamu tertidur, melainkan telah kamu ampuni setiap orang yang telah berbuat jahat kepadamu dari menghinamu, menyebarkan fitnah dan menzalimimu.
11. Setting pada handphone kamu, tanda peringatan pada waktu-waktu tertentu untuk kamu membaca surah Al-Fatihah atau Al-Ikhlas yang di hadiahkan kepada kedua orangtua kamu, baik yang masih hidup atau telah meninggal dunia.
12. Silahkan kirimkan tips² ini ke semua teman atau sanak family kamu. Barangkali ada yang mau mengamalkannya.
Semoga kita pun akan diberi pahala karenanya.
Selamat bersedekah..
Semoga kita dilimpahkan rezeki yang banyak dan berkah dari ALLAH SWT.. Aamiin...
Semoga bermanfaat
sumber : Muh_AliBasyaiban
Sunday, August 6, 2017
Bagaimana hukum Isbal (memanjangkan pakaian melebihi mata kaki) ?
Tirulah Shalatnya Syikh Utsaimin, sedekapnya jangan tinggi-tinggi, pakaian jangan cingkrang
Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang melabuhkan pakaiannya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat!” Abu Bakar bertanya, “Ya Rasulullah, sarungku sering melorot kecuali bila aku menjaganya!” Rasulullah menjawab, “Engkau bukan termasuk orang yang melakukannya karena sombong.”[Hadits Riwayat Bukhari 5784]
Yang dimaksud Isbal adalah pakaian memanjang melebihi mata kaki dengan niat sombong. Kalau tidak dengan niat sombong itu bukan termasuk Isbal.
Tuesday, August 1, 2017
Mbah Moen: Agustus Bulan Mulia Bangsa Indonesia dan Bulan Agung di Sisi Allah

Foto: Ilustrasi
Jakarta, NU Online
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) dalam doa di Istana Negara memuji Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang dikaruniakan kepada Bangsa Indonesia. Mbah Moen menyebut kemerdekaan Indonesia dari negara penjajah merupakan sebuah nikmat besar Allah yang patut disyukuri oleh anak bangsa Indonesia.
“Ya ilâhana, Agustus syahrul mu‘azzham ‘indanâ wa syahrul mu‘azzham ‘indaka (Agustus adalah bulan agung bagi kami dan bulan agung bagi-Mu),” kata Mbah Moen dalam salah satu rangkaian doanya pada majelis zikir Hubbul Wathan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) malam.
Pada bulan Agustus Kaukirim utusan-Mu. Pada bulan Agustus ini Kauberikan pada kami nikmat hurriyah(kemerdekaan) wal istiqlal (berdikari). Kami sudah merdeka 72 tahun lalu, kata Mbah Moen dalam doanya.
Mbah Moen juga meminta kepada Allah SWT untuk memberikan kekuatan kepada para pemimpin Republik Indonesia.
“Ya Allah, keberagaman Indonesia adalah nikmat-Mu. Semua ini meski berbeda-beda pada hakikatnya adalah satu, sesuai dengan firman-Mu li ta‘ârafû (untuk saling memahami). Kami berbeda-beda suku, ratusan bahasa, dan berbeda agama,” tegas Pengasuh Pesantren Al-Anwar Sarang.
Ia juga memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan pertikaian sesama anak bangsa.
Doa Mbah Moen ini diamini oleh ratusan jamaah yang hadir. Tampak puluhan ulama dan kiai dari pelbagai daerah di Indonesia, Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan jajaran kabinet. Zikir ini diadakan dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada bulan Agustus. (Alhafiz K)
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) dalam doa di Istana Negara memuji Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang dikaruniakan kepada Bangsa Indonesia. Mbah Moen menyebut kemerdekaan Indonesia dari negara penjajah merupakan sebuah nikmat besar Allah yang patut disyukuri oleh anak bangsa Indonesia.
“Ya ilâhana, Agustus syahrul mu‘azzham ‘indanâ wa syahrul mu‘azzham ‘indaka (Agustus adalah bulan agung bagi kami dan bulan agung bagi-Mu),” kata Mbah Moen dalam salah satu rangkaian doanya pada majelis zikir Hubbul Wathan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) malam.
Pada bulan Agustus Kaukirim utusan-Mu. Pada bulan Agustus ini Kauberikan pada kami nikmat hurriyah(kemerdekaan) wal istiqlal (berdikari). Kami sudah merdeka 72 tahun lalu, kata Mbah Moen dalam doanya.
Mbah Moen juga meminta kepada Allah SWT untuk memberikan kekuatan kepada para pemimpin Republik Indonesia.
“Ya Allah, keberagaman Indonesia adalah nikmat-Mu. Semua ini meski berbeda-beda pada hakikatnya adalah satu, sesuai dengan firman-Mu li ta‘ârafû (untuk saling memahami). Kami berbeda-beda suku, ratusan bahasa, dan berbeda agama,” tegas Pengasuh Pesantren Al-Anwar Sarang.
Ia juga memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan pertikaian sesama anak bangsa.
Doa Mbah Moen ini diamini oleh ratusan jamaah yang hadir. Tampak puluhan ulama dan kiai dari pelbagai daerah di Indonesia, Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan jajaran kabinet. Zikir ini diadakan dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada bulan Agustus. (Alhafiz K)

Foto: Ilustrasi
Jakarta, NU Online
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) dalam doa di Istana Negara memuji Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang dikaruniakan kepada Bangsa Indonesia. Mbah Moen menyebut kemerdekaan Indonesia dari negara penjajah merupakan sebuah nikmat besar Allah yang patut disyukuri oleh anak bangsa Indonesia.
“Ya ilâhana, Agustus syahrul mu‘azzham ‘indanâ wa syahrul mu‘azzham ‘indaka (Agustus adalah bulan agung bagi kami dan bulan agung bagi-Mu),” kata Mbah Moen dalam salah satu rangkaian doanya pada majelis zikir Hubbul Wathan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) malam.
Pada bulan Agustus Kaukirim utusan-Mu. Pada bulan Agustus ini Kauberikan pada kami nikmat hurriyah(kemerdekaan) wal istiqlal (berdikari). Kami sudah merdeka 72 tahun lalu, kata Mbah Moen dalam doanya.
Mbah Moen juga meminta kepada Allah SWT untuk memberikan kekuatan kepada para pemimpin Republik Indonesia.
“Ya Allah, keberagaman Indonesia adalah nikmat-Mu. Semua ini meski berbeda-beda pada hakikatnya adalah satu, sesuai dengan firman-Mu li ta‘ârafû (untuk saling memahami). Kami berbeda-beda suku, ratusan bahasa, dan berbeda agama,” tegas Pengasuh Pesantren Al-Anwar Sarang.
Ia juga memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan pertikaian sesama anak bangsa.
Doa Mbah Moen ini diamini oleh ratusan jamaah yang hadir. Tampak puluhan ulama dan kiai dari pelbagai daerah di Indonesia, Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan jajaran kabinet. Zikir ini diadakan dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada bulan Agustus. (Alhafiz K)
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) dalam doa di Istana Negara memuji Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang dikaruniakan kepada Bangsa Indonesia. Mbah Moen menyebut kemerdekaan Indonesia dari negara penjajah merupakan sebuah nikmat besar Allah yang patut disyukuri oleh anak bangsa Indonesia.
“Ya ilâhana, Agustus syahrul mu‘azzham ‘indanâ wa syahrul mu‘azzham ‘indaka (Agustus adalah bulan agung bagi kami dan bulan agung bagi-Mu),” kata Mbah Moen dalam salah satu rangkaian doanya pada majelis zikir Hubbul Wathan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) malam.
Pada bulan Agustus Kaukirim utusan-Mu. Pada bulan Agustus ini Kauberikan pada kami nikmat hurriyah(kemerdekaan) wal istiqlal (berdikari). Kami sudah merdeka 72 tahun lalu, kata Mbah Moen dalam doanya.
Mbah Moen juga meminta kepada Allah SWT untuk memberikan kekuatan kepada para pemimpin Republik Indonesia.
“Ya Allah, keberagaman Indonesia adalah nikmat-Mu. Semua ini meski berbeda-beda pada hakikatnya adalah satu, sesuai dengan firman-Mu li ta‘ârafû (untuk saling memahami). Kami berbeda-beda suku, ratusan bahasa, dan berbeda agama,” tegas Pengasuh Pesantren Al-Anwar Sarang.
Ia juga memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan pertikaian sesama anak bangsa.
Doa Mbah Moen ini diamini oleh ratusan jamaah yang hadir. Tampak puluhan ulama dan kiai dari pelbagai daerah di Indonesia, Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan jajaran kabinet. Zikir ini diadakan dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada bulan Agustus. (Alhafiz K)

Foto: Ilustrasi
Jakarta, NU Online
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) dalam doa di Istana Negara memuji Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang dikaruniakan kepada Bangsa Indonesia. Mbah Moen menyebut kemerdekaan Indonesia dari negara penjajah merupakan sebuah nikmat besar Allah yang patut disyukuri oleh anak bangsa Indonesia.
“Ya ilâhana, Agustus syahrul mu‘azzham ‘indanâ wa syahrul mu‘azzham ‘indaka (Agustus adalah bulan agung bagi kami dan bulan agung bagi-Mu),” kata Mbah Moen dalam salah satu rangkaian doanya pada majelis zikir Hubbul Wathan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) malam.
Pada bulan Agustus Kaukirim utusan-Mu. Pada bulan Agustus ini Kauberikan pada kami nikmat hurriyah(kemerdekaan) wal istiqlal (berdikari). Kami sudah merdeka 72 tahun lalu, kata Mbah Moen dalam doanya.
Mbah Moen juga meminta kepada Allah SWT untuk memberikan kekuatan kepada para pemimpin Republik Indonesia.
“Ya Allah, keberagaman Indonesia adalah nikmat-Mu. Semua ini meski berbeda-beda pada hakikatnya adalah satu, sesuai dengan firman-Mu li ta‘ârafû (untuk saling memahami). Kami berbeda-beda suku, ratusan bahasa, dan berbeda agama,” tegas Pengasuh Pesantren Al-Anwar Sarang.
Ia juga memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan pertikaian sesama anak bangsa.
Doa Mbah Moen ini diamini oleh ratusan jamaah yang hadir. Tampak puluhan ulama dan kiai dari pelbagai daerah di Indonesia, Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan jajaran kabinet. Zikir ini diadakan dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada bulan Agustus. (Alhafiz K)
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) dalam doa di Istana Negara memuji Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang dikaruniakan kepada Bangsa Indonesia. Mbah Moen menyebut kemerdekaan Indonesia dari negara penjajah merupakan sebuah nikmat besar Allah yang patut disyukuri oleh anak bangsa Indonesia.
“Ya ilâhana, Agustus syahrul mu‘azzham ‘indanâ wa syahrul mu‘azzham ‘indaka (Agustus adalah bulan agung bagi kami dan bulan agung bagi-Mu),” kata Mbah Moen dalam salah satu rangkaian doanya pada majelis zikir Hubbul Wathan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) malam.
Pada bulan Agustus Kaukirim utusan-Mu. Pada bulan Agustus ini Kauberikan pada kami nikmat hurriyah(kemerdekaan) wal istiqlal (berdikari). Kami sudah merdeka 72 tahun lalu, kata Mbah Moen dalam doanya.
Mbah Moen juga meminta kepada Allah SWT untuk memberikan kekuatan kepada para pemimpin Republik Indonesia.
“Ya Allah, keberagaman Indonesia adalah nikmat-Mu. Semua ini meski berbeda-beda pada hakikatnya adalah satu, sesuai dengan firman-Mu li ta‘ârafû (untuk saling memahami). Kami berbeda-beda suku, ratusan bahasa, dan berbeda agama,” tegas Pengasuh Pesantren Al-Anwar Sarang.
Ia juga memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan pertikaian sesama anak bangsa.
Doa Mbah Moen ini diamini oleh ratusan jamaah yang hadir. Tampak puluhan ulama dan kiai dari pelbagai daerah di Indonesia, Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan jajaran kabinet. Zikir ini diadakan dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada bulan Agustus. (Alhafiz K)
Subscribe to:
Comments (Atom)





