مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ (أخرجه أحمد وغيره، وصججه الألباني في الإرواء رقم ١٢٦٩)
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka”[Dikeluarkan oleh Ahmad dan yang lainnya, serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Al-Irwaa’ no. 1269].
Pada waktu Muslim Berperang Melawan Bangsa Persia yang beragama Majusi, Rosul melarang Umatnya menyerupai orang Majusi:
Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Pendekkanlah kumis dan biarkanlah (perihalah) jenggot dan selisilah Majusi.” (HR. Muslim no. 626)
Pada Waktu Muslim Berperang melawan Suku Qurais yang masih jahiliah, Rasul melarang Muslim menyerupai Suku Qurais:
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَسْدِلُ شَعَرَهُ، وَكَانَ الْمُشْرِكُونَ يَفْرُقُونَ رُءُوسَهُمْ فَكَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يَسْدِلُونَ رُءُوسَهُمْ، وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُحِبُّ مُوَافَقَةَ أَهْلِ الْكِتَابِ فِيمَا لَمْ يُؤْمَرْ فِيهِ بِشَىْءٍ، ثُمَّ فَرَقَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم رَأْسَهُ.
Diriwayatkan Ibn 'Abbas: Rasulullah biasa membiarkan rambutnya menggantung sementara orang-orang kafir (Suku Qurais di mekah pada masa jahiliyah) mengikat rambut mereka. Orang-orang dari Ahli Kitab (yang tinggal di Madinah) biasa membiarkan rambut mereka menggantung dan Rasulullah suka mengikuti orang-orang Ahli Kitab dan tidak menginstruksikan sebaliknya. Kemudian Rasulullah mengikat rambutnya (Setelah Suku Qurais di Mekah menjadi Muslim). (Sahih Bukhari : 4:758) Kalau ditelaah lebih dalam, Hadis-hadis diatas adalah anjuran untuk berasimilasi dengan budaya lokal.
Hypertext Qur'an This page links together all of the Qur'an versions at this site. Unicode Qur'an The Arabic text of the Qur'an presented using Unicode. For more information on Unicode see this file. Includes a parallel transliteration into the International Phonetic Alphabet (IPA). The Holy Qur'an: Arabic Text, Pronunciation Guide, Yusuf AliEnglish Text A merged version of the excellent Yusuf Ali English translation in parallel with Arabic. Arabic script is presented using GIF image files. The Qur’ân, Part I tr. by E.H. Palmer [1880] (Sacred Books of the East, vol. 6) This is a completely new etext of the first volume of the Palmer Quran traslation, with full introduction and footnotes. The Qur’ân, Part II tr. by E.H. Palmer [1880] (Sacred Books of the East, vol. 9) A completely new etext of the second volume of the Palmer Quran translation, with full footnotes and the text of the index for Part I and Part II. The Koran translated by J.M. Rodwell [1876] Another major Quran translation from the 19th century. The Qur'an by Mohammed Marmaduke Pickthall (1875-1936) [1930] A modern and sympathetic English rendering of the Quran. The Holy Quran by Abdullah Yusuf Ali [1934] One of the first modern English editions of the Quran, still in wide use today.
Hadith
The Hadith, second only to the Qur'an in importance and authority, are collections of Islamic traditions and laws (Sunna). This includes traditional sayings of Muhammed and later Islamic sages. By the ninth century over 600,000 Hadith had been recorded; these were later edited down to about 25,000.
Ayat 15, Bila dibaca, atau bagi yang tidak bisa membaca ditadaburi (didengarkan dengan hikmad) sangat berfaedah dengan seizin Allah SWT dapat berfaedah memenuhi kebutuhan hidup, menyembuhkan orang sakit atau keracunan, serta memberikan keselamatan dan keamanan. Ini dia ayat-ayatnya: 1. Ali Imran : 1-2 dan 18 الم اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ وَالْمَلائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 2. Al-An`am : 95 إِنَّ اللَّهَ فَالِقُ الْحَبِّ وَالنَّوَى يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَمُخْرِجُ الْمَيِّتِ مِنَ الْحَيِّ ذَلِكُمُ اللَّهُ فَأَنَّى تُؤْفَكُونَ Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?
3. Ar-Ra`d : 31 وَلَوْ أَنَّ قُرْآنًا سُيِّرَتْ بِهِ الْجِبَالُ أَوْ قُطِّعَتْ بِهِ الأرْضُ أَوْ كُلِّمَ بِهِ الْمَوْتَى بَلْ لِلَّهِ الأمْرُ جَمِيعًا أَفَلَمْ يَيْأَسِ الَّذِينَ آمَنُوا أَنْ لَوْ يَشَاءُ اللَّهُ لَهَدَى النَّاسَ جَمِيعًا وَلا يَزَالُ الَّذِينَ كَفَرُوا تُصِيبُهُمْ بِمَا صَنَعُوا قَارِعَةٌ أَوْ تَحُلُّ قَرِيبًا مِنْ دَارِهِمْ حَتَّى يَأْتِيَ وَعْدُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu Al Qur’an itulah dia). Sebenarnya segala itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.
4. Yasin : 82 إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia.
5. Al-Fath : 2 لِيَغْفِرَ لَكَ اللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,
6. Qaf : 15 أَفَعَيِينَا بِالْخَلْقِ الأوَّلِ بَلْ هُمْ فِي لَبْسٍ مِنْ خَلْقٍ جَدِيدٍ Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? Sebenarnya mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru.
7. Al-Hadid : 4 dan 25 هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الأرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
8. At-Taghabun : 13 اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ (Dia-lah) Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Dan hendaklah orang-orang mukmin bertawakal kepada Allah saja.
9. Ath-Thalaq : 3 وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
10. Al-Jinn : 28 لِيَعْلَمَ أَنْ قَدْ أَبْلَغُوا رِسَالاتِ رَبِّهِمْ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيْهِمْ وَأَحْصَى كُلَّ شَيْءٍ عَدَدًا Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu. 11. Al-Muzzammil : 9 رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيلا (Dia-lah) Tuhan masyrik dan magrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai pelindung. 12. An-Naba : 38 يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلائِكَةُ صَفًّا لا يَتَكَلَّمُونَ إِلا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَنُ وَقَالَ صَوَابًا Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar. 13. Abasa : 18-19 مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ Dari apakah Allah menciptakannya? مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.
14. At-Takwir : 20 ذِي قُوَّةٍ عِنْدَ ذِي الْعَرْشِ مَكِينٍ yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arasy 15. Al-Buruj : 20-22 وَاللَّهُ مِنْ وَرَائِهِمْ مُحِيطٌ padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka. بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Qur’an yang mulia, فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ yang (tersimpan) dalam Lauhmahfuz. Transltrasi:
bism ٱlllah ٱlrrahman ٱlrrahim
alif laaaam miim
Allah la 'iilah 'iila hu alhayu alqayuwm
shahid Allah 'anah la 'iilah 'iila hu walmalayikat wa'uwlu aleilm qayimana bialqist la 'iilah 'iila hu aleaziz alhakim
'iina allah faliq alhabi walnawaa yukhrij alhaya min almayit wamukhrij almayit min alhayi dhalikum allah fa'anaa tufakun
walaw 'ana quranana suyirat bih aljibal 'aw qutieat bih alard 'aw kulim bih almawtaa bal lilah alamr jamieana 'afalam yay'as aladhin amanuu 'an law yasha' allah lahadaa alnaas jamieana wala yazal aladhin kafaruu tusibuhum bima sanaeuu qarieat 'aw tahulu qaribana min darihim hataa yati waed allah 'iina allah la yukhlif almiead
'iinama 'amruh 'iidha 'arad shayyana 'an yaqul lah kun fayakun
liaghfir lak allah ma taqadam min dhanbik wama ta'akhar wayutima niematah ealayk wayahdiak siratana mustaqimana
'afaeayina bialkhalq alawal bal hum fi labs min khalq jadid
hu aladhi khalaq alsamawat walard fi sitat 'ayaam thuma astawaa ealaa alearsh yaelam ma yalij fi alard wama yakhruj minha wama yanzil min alsama' wama yaeruj fiha wahu maeakum 'ayn ma kuntum wallah bima taemalun basir
laqad 'arsalna rusulana bialbayinat wa'anzalna maeahum alkitab walmizan liaqum alnaas bialqist wa'anzalna alhadid fih bas shadid wamanafie lilnaas waliaelam allah man yansuruh warusulah bialghayb 'iina allah qawiun eaziz
allah la 'iilah 'iila hu waealaa allah falyatawakal almuminun
wayarzuqh min hayth la yahtasib waman yatawakal ealaa allah fahu hasbuh 'iina allah baligh 'amrih qad jaeal allah likuli shay' qadrana
Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan hanyalah kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.”
Jika Allah menimpakan sesuatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz).
Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.”
Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorang pun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka menjawab: “Allah”. Katakanlah: “Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudaratan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudaratan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku”. Kepada-Nya lah bertawakal orang-orang yang berserah diri.
FADHILAHNYA:
1.Barangsiapa mengamalkan/membaca ayat 7 pagi dan petang, maka ia akan merasa aman sentosa dari segala kebinasaan dan terpeliharalah daripada tipu daya musuh dan bala dengan izin Allah.
2.Apabila ayat 7 ini diamalkan sekali siang dan sekali malam (sesudah solat Maghrib dan Subuh), insyaallah akan memudahkan rezekinya, dipanjangkan umur, terpelihara dai gangguan jin, syaitan dan fitnah, dikasihi para hamba Allah serta dimudahkan serta dikabulkan segala apa yang dicita-citakannya.
3.Apabila diamalkan 40 hari berturut-turut dan pada setiap solat fardhu dibaca tujuh kali, niscaya akan memperoleh faedah yang besar.
4.Barangsiapa yang mewiridkan pada tiap-tiap selesai sembahyang fardhu, insyaallah, Allah akan memudahkan sakaratulmaut kelak dan memperolehi pahala yang besar pula. Juga kalau dibacakan ayat ini pada orang sakit, maka insyaallah akan menenangkan dan menyembuhkan dengan segera.
5.Barangsiapa yang membaca ayat tujuh dengan tujuh hari berturut-turut dengan ketentuan tujuh kali disiang hari dan tujuh kali di malam hari, mudah-mudahan Allah akan melepaskan atau memudahkan dari kesulitan dan kesusahan.
Keutamaannya jika diamalkan secara istiqomah :-
1) Dicatat pahala yang banyak 2) Wajah berseri 3) Dijauhkan dari hasad dengki dan fitnah 4) Dijauhkan dari gangguan iblis 5) Ditunaikan segala hajat 6) Terpelihara dari tipudaya musuh
Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
bagi anda yang merasa mempunyai beberapa masalah dalam kehidupan anda bisa melihat
TRANSLITERASI: bismi Alllah arrahman irrahim 1.qul lan yusibana 'iila ma katab allah lana hu mawlana waealaa allah falyatawakal almuminun 2.wa'iin yamsask allah bidurin fala kashif lah 'iila hu wa'iin yuridk bikhayr fala rada lifadlih yusib bih man yasha' min eibadih wahu alghafur alrahim 3.wama min dabatin fi alard 'iila ealaa allah rizquha wayaelam mustaqaraha wamustawdaeaha kulun fi kitab mubin 4.'iiniy tawakalt ealaa allah rabiy warabikum ma min dabat 'iila hu akhidh binasiatiha 'iina rabiy ealaa sirat mustaqim 5.waka'ayin min dabatin laa tahmil rizqaha allah yarzuquha wa'iiaakum wahu alsamie alealim 6.ma yaftah allah lilnaas min rahmat fala mumsik laha wama yumsik fala mursil lah min baedih wahu aleaziz alhakim 7.walayin sa'altahum man khalaq alsamawat walard layaquluna allah qul 'afara'aytum ma tadeun min dun allah 'iin 'aradani allah bidurin hal huna kashifat durih 'aw 'aradani birahmat hal huna mumsikat rahmatih qul hasbi allah ealayh yatawakal almutawakilun
Nyi Ageng Serang Raden Ajeng Kustiyah Wulaningish Retno Edhi (1752–1838), lebih dikenal
sebagai Nyi Ageng Serang, adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia.
BiografiNyi
Ageng Serang lahir dengan nama Raden Ajeng Kustiyah Wulaningish Retno
Edhi di Serang (40 kilometer (25 mil) utara Solo), pada tahun 1752. [1]
[2] Ayahnya
adalah Pangeran Natapraja (juga dikenal sebagai Panembahan Serang),
seorang pemimpin komandan perang Serang dan Pangeran Mangkubumi. [3] Dia juga keturunan Sunan Kalijaga. [1] Nama Nyi Ageng Serang diberikan kepadanya setelah ayahnya meninggal karena penyakit dan dia mengambil alih posisinya. [3]Dia
membantu ayahnya untuk melawan pemerintah kolonial Belanda, yang
menyerang mereka karena ayahnya masih mempertahankan pasukan, yang
melanggar Perjanjian Giyanti. [4] Setelah pertempuran, dia ditangkap dan dibawa ke Yogyakarta. Kemudian, dia dikirim kembali ke Serang. [5]Pada
awal Perang Diponegoro pada tahun 1825, Nyi Ageng Serang yang berusia
73 tahun memerintahkan pasukan itu dengan tandu untuk membantu Pangeran
Diponegoro melawan Belanda. Selama perang, ia ditemani oleh menantunya, Raden Mas Pak-pak. [6] Dia juga menjadi penasihat perang. [7] Dia berjuang di beberapa daerah, termasuk Purwodadi, Demak, Semarang, Juwana, Kudus, dan Rembang. Dia juga ditugaskan untuk mempertahankan wilayah Prambanan dari Belanda. [5] Salah satu strateginya yang paling terkenal adalah penggunaan lumbu (daun keladi hijau) untuk disamarkan. Kekuatannya menempel lumbu ke kutub agar terlihat seperti kebun talas. [8] Dia berhenti berperang setelah 3 tahun, meskipun menantunya melanjutkan pertempuran. Meskipun melawan Belanda, dimulai pada 1833 mereka memberinya anuitas 100 gulden per bulan. [6]Dia meninggal di Yogyakarta pada tahun 1838. Jenazahnya dimakamkan di Beku, Kulon Progo, Yogyakarta. [9]WarisanNyi
Ageng Serang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia melalui
Keputusan Presiden nomor 084 / TK / 1974 pada 13 Desember 1974. [6] [10]
Salah satu cucunya, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, juga merupakan pahlawan nasional. [6] Namanya digunakan untuk pembangunan Kantor Kebudayaan dan Museum (Dinas Kebudayaan dan Permuseuman) di Jakarta Selatan. [11] ________________________________________________ Referensi Komandoko 2006, hal. 245 Sudarmanto 2007, hal. 240Ajisaka 2008, hal. 17 Sudarmanto 2007, hlm. 240–241 Sudarmanto 2007, hal. 241 Ajisaka 2008, hal. 18 Komandoko 2006, hal. 246S udarmanto 2007, hal. 242 Komandoko 2006, hal. 247 "Gaya Diponegoro". tokohindonesia.com. Diakses 9 Mei 2012.
"Nyi Ageng Serang". Ensiklopedi Jakarta. Diakses 9 Mei 2012. BibliografiAjisaka, Arya (2008). Mengenal Pahlawan Indonesia. Jakarta: Kawan Pustaka. ISBN 9789797572785.Komandoko, Gamal (2006). Kisah 124 Pahlawan dan Pejuang Nusantara. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. ISBN 9789796610907. Sudarmanto, J. B. (2007). Jejak-Jejak Pahlawan: Perekat Kesatuan Bangsa Indonesia. Jakarta: Grasindo. ISBN 9789797597160.
Muslim telah membuat penemuan yang tak terhitung banyaknya dan menulis
banyak buku tentang kedokteran, bedah, fisika, kimia, filsafat,
astrologi, geometri dan berbagai bidang lainnya. Tanpa penemuan dan penemuan mereka, dunia tidak akan berada di tempat sekarang.
Meskipun umat Islam saat ini perlu melakukan banyak hal untuk menjadi pionir sains dan teknologi, ini tidak selalu terjadi. Sepanjang sejarah, umat Islam benar-benar menemukan dan menciptakan hal-hal yang mendorong umat manusia untuk maju dan makmur. Beberapa penemuan dan penemuan terkenal disebutkan di bawah ini:
1- Kopi
Seorang Arab bernama Khalid di Kaffa di selatan Ethiopia adalah satu
hari merumput kambing dan mengamati bahwa kambingnya menjadi lebih
energik dan jauh lebih hidup daripada sebelumnya setelah beberapa waktu.
Setelah pemeriksaan lebih lanjut, ia menemukan bahwa perilaku energik
ini karena buah beri tertentu yang digembalakan kambingnya. Dia kemudian merebus buah tersebut untuk membuat kopi pertama.
Catatan sejarah pertama dari minuman itu dibuat ketika biji yang
diekspor dari Ethiopia ke Yaman digunakan oleh Sufi untuk tetap terjaga
sebagai tanda pengabdian agama pada acara-acara khusus.
Pada akhir abad ke-15 telah tiba di Mekah dan Turki dari mana ia menuju
Venesia pada tahun 1645. Tetapi baru pada abad ke-16 biji kopi datang
ke Eropa.
Itu dibawa ke Inggris pada 1650 oleh seorang Turki bernama "Pasqua
Rosee" yang membuka rumah kopi pertama di Lombard Street di Kota London. Kata Arab "qahwa" menjadi "kahve" Turki kemudian "caffé" Italia dan kemudian "kopi" Inggris.
2 - Optik
Kita semua tahu tentang Ibn-al-Haytham dari buku-buku sekolah dasar dan
menengah kami, karena ia adalah seorang matematikawan, astronom, dan
fisikawan Muslim yang hebat pada abad ke-10.
Orang Yunani dulu berpikir bahwa cahaya meninggalkan mata seperti
laser, tetapi Ibn al-Haytham adalah orang pertama yang menyadari bahwa
cahaya masuk ke mata, daripada meninggalkannya. Dia membuktikan bahwa manusia melihat objek dengan cahaya yang memantul dari mereka dan memasuki mata. Dia menemukan kamera lubang jarum pertama setelah menyadari bagaimana cahaya datang melalui lubang di jendela daun jendela. Semakin kecil lubang, semakin bagus gambarnya.
Kata 'kamera' seperti yang kita ketahui hari ini pada dasarnya berasal
dari kata Qamara, qamara yang sama kita gunakan untuk kamar kita di
Urdu, karena dia membuat kamera lubang jarum di ruang gelap.
3 Universitas
Seorang putri muda bernama Fatima Al-Firhi pada tahun 859 mendirikan universitas tingkat pertama di Fez, Maroko.
Fatima dan saudara perempuannya, Miriam, ingin memperluasnya. Itulah
mengapa mereka mendirikan masjid yang berdekatan dan bersama-sama
kompleks itu menjadi “Masjid dan Universitas Al-Qarawiyyin”.
Masih beroperasi selama hampir 1.200 tahun sekarang, ini juga harus
dicatat bahwa pusat tersebut mencerminkan keyakinan inti bahwa pencarian
pengetahuan dekat dengan hati umat Islam dan merupakan inti dari
tradisi Islam. Kisah para suster Al-Firhi terus menginspirasi wanita muda Muslim di seluruh dunia. Ini juga menekankan fakta bahwa Islam tidak membatasi perempuan untuk mendapatkan pengetahuan.
4 - Bedah
Abul Qasim Khalaf ibn al-Abbad al-Zahrawi ”, seorang pria yang dikenal
di Barat sebagai Abulcasis, adalah ahli bedah pertama dalam sejarah
manusia. Selama abad ke-10, ia menulis "Al-Tadrif", ensiklopedia medisnya yang termasuk risalah yang disebut "On Surgery".
Ini memiliki koleksi pengetahuan yang mengejutkan termasuk pisau bedah,
gergaji tulang, tang, gunting halus untuk operasi mata dan banyak dari
200 instrumen yang ia rancang. Instrumen-instrumen tersebut masih digunakan oleh ahli bedah modern saat ini. Semua ilustrasi itu digunakan di Eropa sebagai referensi medis untuk 500 tahun ke depan.
5 - Rumah Sakit
Pusat Medis pertama dari jenisnya, dengan bangsal, tempat tidur,
perawat, dll adalah "Rumah Sakit Ahmad ibn Tulun" (dinamakan untuk
pendiri dinasti Tulunid). Perusahaan ini didirikan pada tahun 872 di Kairo.
Rumah sakit Tulun menyediakan perawatan gratis bagi siapa saja yang
membutuhkannya, kebijakan berdasarkan tradisi Muslim merawat semua orang
yang sakit. Dari Kairo, rumah sakit semacam itu tersebar di seluruh dunia Muslim. Semua pasien menerima perawatan kesehatan gratis, sebuah tradisi Muslim yang dilembagakan dengan munculnya rumah sakit. Rumah sakit yang lebih sederhana telah ada sebelum ini di Baghdad. Tapi itu model Kairo yang nantinya berfungsi sebagai template untuk rumah sakit di seluruh dunia.
6 - Aljabar
Siswa yang berjuang melalui kelas matematika mungkin tidak terlalu
menghargai penemuan Muslim ini tetapi ini adalah salah satu kontribusi
yang paling penting dari Zaman Keemasan Muslim ke dunia modern.
Sistem penomoran yang digunakan di seluruh dunia mungkin berasal dari
India dan Yunani, tetapi gaya angka-angkanya adalah Arab dan pertama
kali muncul di cetak dalam karya para matematikawan Muslim Al-Khwarizmi
dan Al-Kindi sekitar 825. Kata aljabar berasal dari nama buku Al Khawarizmi "Al-jabr", yang berarti "selesai". Dia bahkan memecahkan masalah dunia nyata seperti perhitungan zakat dan pembagian waris.
Aspek unik dari alasannya untuk mengembangkan aljabar adalah keinginan
untuk membuat perhitungan yang diamanatkan oleh hukum Islam lebih mudah
untuk diselesaikan di dunia tanpa kalkulator dan komputer. Karya para sarjana matematika Muslim diimpor ke Eropa 300 tahun kemudian oleh ahli matematika Italia, Fibonacci.
7 - Kincir
Kincir diciptakan pada 634 untuk khalifah Persia.
Awalnya listrik tidak dibuat dari kincir ini, melainkan digunakan
untuk menggiling jagung dan mengambil air untuk irigasi.
Di padang pasir Arabia yang luas, ketika aliran musiman mengering,
satu-satunya sumber tenaga adalah angin yang bertiup terus dari satu
arah selama berbulan-bulan. Pabrik-pabrik ini memiliki 6 atau 12 layar yang ditutupi kain atau daun palem. Itu 500 tahun sebelum kincir angin pertama terlihat di Eropa.
8 - Vaksinasi
Seperti yang diajarkan di buku-buku sekolah menengah, bahwa teknik inokulasi diciptakan oleh Jenner dan Pasteur salah.
Sebenarnya Muslimlah yang pertama kali merancang teknik ini, yang
kemudian dibawa ke Eropa dari Turki oleh istri duta besar Inggris pada
1724. Anak-anak di Turki divaksinasi dengan cacar sapi untuk melawan cacar mematikan setidaknya 50 tahun sebelum Barat menemukannya.
9 - Roket dan Torpedo
Meskipun Cina menemukan bubuk mesiu, dan menggunakannya dalam kembang
api mereka, orang-orang Arab yang bekerja di sana dapat dimurnikan
menggunakan potasium nitrat dan nantinya dapat digunakan untuk
penggunaan militer sebagai senjata. Perangkat pembakar Muslim menakuti Tentara Salib.
Pada abad ke-15 mereka telah menciptakan sebuah roket, yang mereka
sebut "telur yang bergerak sendiri dan bertenaga", dan sebuah torpedo,
sebuah bom berbentuk buah pir yang digerakkan sendiri dengan tombak di
depan yang tertusuk sendiri di kapal musuh dan kemudian meledak.
10 - Poros Engkol (Crankshaft)
Poros Engkol ditemukan pada abad ke-12 oleh seorang insinyur Muslim yang cerdik yang disebut Al-Jazari.
Ini adalah alat yang menerjemahkan putaran menjadi gerakan linier dan
merupakan pusat dari banyak mesin di dunia modern, membuat jalan dari
sepeda ke mesin pembakaran internal. Ia dikenal sebagai penemuan mekanis paling penting dalam sejarah umat manusia. Al-Jazari ingin meningkatkan air untuk irigasi dan dengan demikian ia menciptakan crankshaft.
1206 bukunya Pengetahuan tentang Perangkat Mekanik Cerdik menunjukkan
ia juga menemukan atau memperbaiki penggunaan katup dan piston,
merancang beberapa jam mekanis pertama yang digerakkan oleh air dan
bobot, dan merupakan bapak robotika. Di antara 50 penemuan lainnya adalah kunci kombinasi.
11 - Earth Is a Sphere
Patung Ibn Hazm di Cordoba, Spanyol
Pada abad ke-9, banyak cendekiawan Muslim menganggap bahwa Bumi adalah sebuah bola.
Astronom Ibn Hazm sebagai bukti mengatakan bahwa, "Matahari selalu
vertikal ke tempat tertentu di Bumi" karena itu harus dalam bentuk bola. Itu 500 tahun sebelum realisasi itu muncul di Galileo.
Perhitungan para astronom Muslim begitu akurat sehingga pada abad ke-9
mereka memperhitungkan keliling Bumi menjadi 40, 253,4 km - kurang dari
200 km.
12 - pulpen
Atas permintaan sultan Mesir, pulpen itu ditemukan pada tahun 953. Saat
ia meminta pena yang tidak akan menodai tangan atau pakaian dan pena
yang tidak membutuhkan tinta dengan itu, melainkan harus membawa tinta
dalam tubuh. Belakangan pulpen dirancang. Ini memegang tinta dalam waduk dan, seperti dengan pena modern, memberi tinta pada nib dengan kombinasi gravitasi dan kapiler.
13 - Cek pembayaran
Cek modern berasal dari Arab karena perdagangan adalah profesi yang
sangat terkenal pada waktu itu, Pada abad ke-9, sumpah tertulis untuk
membayar barang ketika mereka dikirim dikembangkan oleh seorang
pengusaha Muslim, Jadi siapa pun bisa mencairkan cek di China digambar
di banknya di Baghdad. Ini dilakukan untuk menghindari uang harus diangkut di medan berbahaya karena mungkin dirampok di jalan.
14 - Shampoo
Mencuci dan mandi adalah praktik keagamaan dan merupakan persyaratan
bagi umat Islam untuk berdoa, yang mungkin mengapa mereka menyempurnakan
resep sabun yang masih kita gunakan saat ini. Hazrat Saalih (AS) diketahui telah menciptakan sabun seperti yang kita kenal sekarang. Orang Mesir kuno memiliki sabun sejenis, seperti yang dilakukan orang Romawi yang menggunakannya lebih sebagai pomade. Tetapi orang-orang Arab yang menggabungkan minyak nabati dengan natrium hidroksida dan aromatik seperti minyak thyme.
Shampoo diperkenalkan ke Inggris oleh seorang Muslim yang membuka
Pemandian Uap India milik Mahomed di pinggir laut Brighton pada 1759 dan
diangkat sebagai Ahli Bedah Keramas ke Raja George IV dan William IV.
15 - Parasut
Seribu tahun sebelum Wright bersaudara, seorang penyair, astronom,
musisi, dan insinyur Muslim bernama Abbas ibn Firnas adalah orang
pertama yang melakukan upaya nyata untuk membangun mesin terbang dan
terbang. Pada 852 dia melompat dari menara Masjid Agung di Cordoba menggunakan jubah longgar yang menegang dengan kayu. Dia berharap bisa meluncur seperti burung. Dia tidak melakukannya.
Tapi jubah itu memperlambat kejatuhannya, menciptakan apa yang dianggap
sebagai "parasut" pertama, dan meninggalkannya dengan hanya luka
ringan.
Tapi mimpi terbangnya tidak bisa membiarkannya tidur dengan tenang,
Pada tahun 875 pada usia 70 tahun, setelah menyempurnakan mesin sutra
dan bulu elang dia mencoba lagi, melompat dari gunung. Kali ini dia mendesain alat bersayap, kira-kira menyerupai kostum burung.
Dia terbang ke ketinggian yang signifikan dan tetap tinggi selama
sekitar sepuluh menit tetapi jatuh saat mendarat, kemudian disimpulkan
bahwa itu terjadi karena dia tidak memberikan ekornya pada perangkatnya
sehingga akan berhenti ketika mendarat. Desainnya pasti akan menjadi inspirasi bagi seniman dan penemu terkenal Leonardo da Vinci yang terkenal ratusan tahun kemudian. Bandara internasional Baghdad dan kawah di Bulan dinamai menurut namanya.